Harga minyak mentah terjun bebas ke angka terendah dalam 4 tahun terakhir. Harga minyak mentah yang diperdagangkan di bursa komoditas Asia berada di atas 43 dollar AS per barrel Senin (8/12) setelah presiden organisasi negara eksportir minyak OPEC mengisyaratkan akan mengejutkan investor dengan pemotongan kuota produksi secara besar-besaran bulan ini.

Kontrak pengiriman minyak mentah light, sweet naik 2,45 dollar AS menjadi 43,26 dollar AS per barrel dalam transaksi New York Mercantile Exchange sesi sore di Singapura. Kontrak ini turun hampir 3 dollar AS Jumat (5/12) menjadi 40,81 dollar AS. Kontrak tersebut sempat anjlok hingga 40,50 dollar AS per barrel atau level yang terakhir kali terlihat pada Desember 2004.

Chakib Khelil, presiden OPEC, menjelaskan Sabtu (6/12) kemungkinan organisasi ini menurunkan secara besar-besaran kuota produksinya dalam pertemuan pada 17 Desember mendatang di Algeria. Chakib Khelil tak menyebutkan secara rinci mengenai seberapa besar pemangkasan kuota produksi diberlakukan. Namun, beberapa analis memperkirakan pemotongan produksi itu dapat mencapai 2 juta barrel per hari.